- Published on
Hampir semua orang yang kamu anggap “kuat” juga pernah merasa ingin berhenti. Bedanya, mereka mungkin sudah belajar sabar. Bukan sabar yang pasrah dan diam, tapi **sabar yang aktif**—yang terus berjalan meskipun lelah, yang tetap memegang harapan meskipun hari-hari terasa gelap.