- Published on
Artikel ini membahas sistem sedimentasi bioflok untuk mengendalikan TSS tanpa menghilangkan seluruh fungsi biologis flok. Tiga metode utama dianalisis - swirler sebagai pre-settler padatan kasar, radial sedimentasi sebagai clarifier lembut dan robust, serta IPC/lamella sebagai polishing clarifier ber-area pengendapan efektif tinggi. Dengan kapasitas desain 20 L/menit, kombinasi terbaik adalah swirler → IPC - swirler melindungi IPC dari feses, sisa pakan, dan flok besar, sementara IPC menangkap flok ringan dengan surface loading rendah. Operasi harus berbasis DO, Imhoff cone, TSS inlet–outlet, drain lumpur rutin, bypass, dan pembersihan plate pack agar performa stabil. Pendekatannya praktis, terukur, hemat footprint, dan cocok untuk bioflok intensif.