- Published on
Bagian 5 mengubah model low-lab dari sekadar rekomendasi menjadi sistem belajar yang terus membaik. Lahan petani sendiri diposisikan sebagai laboratorium murah - tempat menguji dosis, membandingkan pola, mencatat biaya dan hasil, lalu memperbaiki SOP musim berikutnya. Petak pembanding membantu memilih pola yang paling menguntungkan, bukan sekadar yang tanamannya paling hijau. Skor tanaman membuat observasi lebih teratur. Catatan sederhana lebih berguna daripada ingatan. Evaluasi akhir musim harus menghasilkan keputusan yang jelas - apa yang dipertahankan, dikurangi, dihentikan, atau diuji kecil lagi. Input biologis juga harus diuji, dicatat batch-nya, dan dievaluasi dari hasil, mutu, biaya, serta beban kerja tambahannya.