Banyak orang merasa hidupnya kosong dan sempit, padahal secara lahir segalanya terlihat baik. Al-Qur’an menjelaskan bahwa hati yang keras — bahkan lebih keras dari batu — adalah penyebab utama. Bahkan gunung bisa tunduk karena ayat-ayat Allah, sedangkan hati manusia bisa tetap beku. Berpaling dari wahyu membuat jiwa kehilangan arah dan makna. Solusinya bukan sekadar membaca Qur’an, tapi mentadabburinya, walau hanya satu ayat per hari. Qur’an adalah obat hati, cahaya hidup, dan sumber ketenangan sejati. Jangan biarkan hatimu jadi batu, karena Qur’an bisa meluluhkan yang paling keras sekalipun.