- Published on
Rhizosphere cabai adalah zona biologis aktif di sekitar akar, tempat akar, eksudat, mikroba, hara, air, patogen tanah, dan nematoda saling berinteraksi. Pengelolaan rhizosphere dalam PHT/IPM bertujuan membangun akar sehat dan mikrobioma supresif, bukan mensterilkan tanah. Mikroba seperti Trichoderma, PGPR, Pseudomonas, mikoriza, PSB, dan agens antinematoda digunakan secara preventif melalui benih, media, lubang tanam, dan kocor akar. Keberhasilan bergantung pada drainase, bahan organik matang, pH, EC, kelembapan, kompatibilitas pestisida, monitoring akar, sanitasi tanaman sakit, rotasi, serta evaluasi hasil secara konsisten.