- Published on
Artikel ini menutup rangkaian pembahasan tentang taqwa dengan menekankan bahwa taqwa bukan sekadar target spiritual sesaat, tetapi visi hidup hingga akhir hayat. Al-Qur’an memerintahkan kaum beriman untuk bertaqwa dengan sebenar-benarnya dan tetap berada dalam Islam sampai wafat (QS Ali Imran - 102). Rasulullah ﷺ juga mengingatkan bahwa nilai amal ditentukan oleh bagaimana akhirnya. Oleh karena itu, perjalanan menuju derajat muttaqin sejati membutuhkan proses panjang yang melibatkan ilmu, amal, mujahadah, dan istiqamah. Dengan menjaga taqwa sepanjang hidup, seorang Muslim menyiapkan dirinya menuju husnul khatimah dan meninggalkan warisan kebaikan bagi generasi setelahnya.