Quran-and-repentance

  • Published on
    Artikel ini menguji validitas Proposed Model Taubatan Nasuha terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan taubat. Analisis menunjukkan bahwa setiap komponen model memiliki dasar dalam nash Qur’ani. Penyesalan terlihat dalam pengakuan dosa para nabi, istighfar muncul sebagai permohonan ampun, dan taubat merupakan perintah langsung bagi orang beriman. Al-Qur’an juga menunjukkan bahwa taubat harus disertai islah atau perbaikan kehidupan. Dimensi sosial taubat tercermin dalam kewajiban menjaga hak manusia. Selain itu, Al-Qur’an menjelaskan berbagai buah taubat seperti cinta Allah, penggantian dosa dengan kebaikan, perbaikan kehidupan, dan falah. Hasil ini menunjukkan bahwa model taubatan nasuha konsisten dengan struktur tematik Al-Qur’an dan siap diuji melalui hadis sahih.