- Published on
Tulisan ini mengurai pandangan Al-Qur’an tentang musibah, bukan sekadar sebagai bencana, tetapi sebagai cerminan dari dosa manusia, ujian keimanan, atau peringatan Ilahi. Melalui enam ayat utama dan penjelasan tafsir para ulama, dibahas bagaimana kerusakan lahir karena maksiat, pentingnya taubat, introspeksi, amar ma’ruf nahi munkar, hingga peran dakwah dalam mencegah azab kolektif. Al-Qur’an menawarkan solusi yang komprehensif - spiritual, sosial, dan intelektual. Musibah bukan akhir, tapi jalan menuju keberkahan jika disikapi dengan iman, ilmu, dan tindakan kolektif.