- Published on
Episode ini menegaskan bahwa Islam tidak hanya mendorong umat untuk berbuat baik, tetapi untuk bersegera dan berlomba dalam kebaikan (istibaq). Melalui QS. Al-Baqarah:148 dan QS. Al-Mutaffifin:26, Al-Qur’an mengajarkan kompetisi yang sehat dan terarah. Hadis “لا حسد إلا في اثنتين” menjelaskan bahwa kompetisi ini bukan hasad, tetapi ghibthah—motivasi positif tanpa merugikan orang lain. Ibnul Qayyim menegaskan bahwa keutamaan amal tidak hanya pada jenisnya, tetapi pada kecepatan dan kesungguhan. Artikel ini mengkritik budaya menunda kebaikan dan mengajak pembaca untuk segera bertindak, karena nilai amal sangat ditentukan oleh respons cepat terhadap peluang kebaikan.