- Published on
Petunjuk ini menjelaskan terasering pada lahan miring dan gumuk secara lengkap, dari dasar teori konservasi tanah hingga praktik pembuatan di lapangan. Intinya, teras dibuat mengikuti kontur untuk memotong panjang lereng, memperlambat limpasan, meningkatkan infiltrasi, dan mengarahkan air berlebih ke SPA yang aman. Dibahas jenis teras utama—teras bangku, gulud, individu, kebun, dan kontur—serta kapan masing-masing dipakai berdasarkan kemiringan lereng dan kedalaman tanah. Panduan ini juga menjelaskan cara menghitung lereng, interval vertikal dan horizontal, ukuran gulud, talud, saluran, vegetasi penguat, hingga penerapannya pada gumuk dengan puncak, teras atas, teras bawah, dan parit keliling yang aman.