- Published on
Episode ini membahas bagaimana konsep fastabiqul khairat diterapkan di era digital. Media sosial dapat menjadi ladang pahala atau dosa, tergantung bagaimana digunakan. QS. Qaf:18 menegaskan bahwa setiap kata, termasuk yang ditulis, dicatat oleh Allah. Hadis “من دل على خير” menunjukkan bahwa menyebarkan kebaikan dapat melipatgandakan pahala. Namun realitasnya, banyak waktu digital terbuang tanpa nilai. Artikel ini mengajak pembaca untuk beralih dari sekadar konsumsi konten menjadi kontributor kebaikan, memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah dan amal jariyah, serta menyadari bahwa setiap aktivitas digital akan dipertanggungjawabkan.