- Published on
Artikel ini menjelaskan bahwa krisis umat—baik dalam moral, keluarga, kepemimpinan, maupun ekonomi—memiliki akar spiritual yang berkaitan dengan melemahnya taqwa. Al-Qur’an menegaskan bahwa keberkahan sosial akan turun ketika masyarakat beriman dan bertaqwa (QS Al-A’raf - 96). Artinya, taqwa bukan hanya nilai ibadah pribadi, tetapi fondasi peradaban yang memengaruhi sistem sosial. Ketika taqwa kuat, lahirlah integritas, keadilan, dan tanggung jawab dalam kehidupan individu maupun kolektif. Sebaliknya, ketika taqwa melemah, muncul korupsi, ketidakadilan, dan kerusakan sosial. Oleh karena itu, perbaikan umat harus dimulai dari pembinaan taqwa pada individu, keluarga, kepemimpinan, dan sistem ekonomi.