- Published on
Artikel ini membahas QS. Al-Ma’idah:9 yang menegaskan bahwa pahala besar (ajrā ‘aẓīmā) hanya diberikan kepada mereka yang menggabungkan iman dan amal saleh. Dengan pendekatan Al-Qur’an, hadis shahih, serta tafsir ulama klasik dan kontemporer, dijelaskan bahwa iman bukan sekadar keyakinan, tetapi harus terwujud dalam tindakan nyata. Amal saleh pun harus dilandasi keikhlasan dan sesuai sunnah agar bernilai di sisi Allah. Fenomena modern menunjukkan banyaknya pemisahan antara iman dan amal, yang mengakibatkan distorsi spiritual. Ayat ini mengajarkan keseimbangan antara keyakinan dan tindakan sebagai fondasi utama meraih ampunan dan pahala besar dari Allah.