- Published on
Di era penuh distraksi digital, banyak Gen Z merasa gelisah meski terlihat sibuk. Scroll media sosial tak kunjung memberi ketenangan — justru makin kosong. Al-Qur’an mengajarkan bahwa ketenangan hati hadir lewat dzikir, dan sholat adalah bentuk dzikir paling utuh. Allah memanggil kita lima kali sehari bukan untuk memberatkan, tapi untuk “reset” hati lewat sujud. Sholat bukan beban, tapi terapi jiwa langsung dari Sang Pencipta. Maka, saat hati mulai kusut, jawabannya bukan scroll lagi — tapi sujud. Karena tenang itu bukan dicari di layar, tapi ditemukan di sajadah.