Islamic-self-improvement

  • Published on
    Episode ini membahas fenomena taswif—kebiasaan menunda kebaikan—sebagai penyebab utama lambatnya amal. Meskipun manusia mengetahui kebaikan, banyak yang tidak segera melakukannya. Al-Qur’an menegur keterlambatan ini (QS. Al-Hadid:16) dan menggambarkan penyesalan orang yang menunda hingga ajal (QS. Al-Munafiqun:10). Hadis “بادروا بالأعمال” memerintahkan percepatan amal sebelum datang fitnah. Hasan Al-Bashri memperingatkan bahwa kata “nanti” adalah jebakan yang melemahkan hati. Artikel ini menegaskan bahwa taswif bukan sekadar kebiasaan, tetapi penghalang serius menuju kebaikan, serta mengajak pembaca untuk mengganti “nanti” dengan “segera” dalam setiap peluang amal.