- Published on
Budidaya jamur tiram cocok untuk agribisnis kecil-menengah karena tidak membutuhkan lahan luas, bahan baku mudah, pasar cukup luas, dan siklus produksi relatif cepat. Sistem ideal dimulai dari baglog berkualitas, sterilisasi drum kukus, inokulasi higienis, inkubasi, lalu produksi di kumbung 4 × 6 meter berkapasitas ±1.000–1.500 baglog. Kunci suksesnya adalah suhu dan kelembapan stabil, ventilasi cukup, kebersihan, panen tepat, serta pemasaran harian. Dengan investasi ±Rp34 juta, skenario 1.200 baglog menghasilkan laba ±Rp8,82 juta/tahun, ROI ±25,9%, payback ±3,85 tahun, dan IRR ±14–18%. Limbah baglog dapat dikembangkan menjadi kompos/media tanam.