- Published on
Artikel ini memvalidasi Proposed Model Taubatan Nasuha melalui hadis-hadis sahih Nabi Muhammad ﷺ. Analisis menunjukkan bahwa setiap komponen model memiliki dasar kuat dalam sunnah. Penyesalan ditegaskan sebagai inti taubat dalam hadis “النَّدَمُ تَوْبَةٌ”. Praktik istighfar Nabi menunjukkan bahwa permohonan ampun merupakan ekspresi spiritual yang terus-menerus. Hadis tentang kezaliman terhadap sesama manusia menegaskan pentingnya pemulihan hak manusia sebagai bagian dari taubat yang sah. Selain itu, hadis tentang kegembiraan Allah menerima taubat menunjukkan respon ilahi yang penuh rahmat. Hasil kajian ini memperkuat temuan artikel sebelumnya bahwa struktur taubat—penyesalan, istighfar, taubat, perbaikan, pemulihan hak, penerimaan ilahi, dan buah taubat—konsisten dengan Al-Qur’an dan sunnah Nabi ﷺ.