Published on

Pengembangan Aplikasi Web Statis untuk Display Produk dan Dukungan Afiliasi

Authors

🧭 Prolog

Dalam mengembangkan sebuah aplikasi, terutama pada level industrial atau enterprise, pendekatan yang sistematis dan terdokumentasi dengan baik menjadi kunci keberhasilan. Proses ini tidak hanya dimulai dari sekadar menulis kode, melainkan dari pemahaman mendalam terhadap kebutuhan bisnis (BRS), yang kemudian diterjemahkan menjadi kebutuhan sistem (SRS) lengkap dengan use-case yang rinci.

Selanjutnya, desain sistem dilakukan dalam dua level: High-Level Design (HLD) yang memetakan komponen utama dan hubungan antar modul, serta Low-Level Design (LLD) yang merinci model data, algoritma, hingga skema API. Setelah perancangan matang, proses implementasi dapat dimulai secara terstruktur, disusul oleh fase pengujian, deployment, dan akhirnya maintenance untuk menjamin keberlangsungan dan skalabilitas sistem.

Template ini disusun sebagai pedoman menyeluruh untuk membangun aplikasi dari nol, dan dapat diadaptasi untuk berbagai jenis proyek, mulai dari aplikasi umum hingga sistem teknis kompleks seperti MxCore, IoT-based platform, dan lainnya.

[BRS]
  ⇩ Kebutuhan bisnis
[SRS]
  ⇩ Functional Requirements
  ⇨ Di sinilah use-case dijabarkan
[System Design]
  ⇨ HLD: Komponen sistem
  ⇨ LLD: Data model, algoritma, API schema
[Implementation]
[Testing]
[Deployment]
[Maintenance]

πŸ“˜ Pengembangan Aplikasi Web Statis untuk Display Produk dan Dukungan Afiliasi


🧩 1. Business Requirement Specification (BRS)


Judul Proyek

Pengembangan Aplikasi Web Statis untuk Display Produk dan Dukungan Afiliasi


Latar Belakang Masalah

Seiring meningkatnya tren digital marketing dan affiliate commerce, pelaku bisnis individu maupun organisasi membutuhkan platform yang efisien untuk menampilkan produk dan mengarahkan audiens ke tautan afiliasi yang menghasilkan komisi. Banyak solusi saat ini masih bersifat dinamis dan kompleks, sehingga tidak cocok untuk kebutuhan sederhana yang mengutamakan kecepatan akses, SEO, dan kemudahan deploy. Oleh karena itu, diperlukan aplikasi web statis yang ringan, modular, dan terstruktur.


Visi dan Tujuan Bisnis

Visi: Menyediakan platform web afiliasi yang cepat, ringan, dan mudah dikelola untuk menampilkan produk-produk dari berbagai sumber afiliasi dengan struktur yang terstandarisasi.

Tujuan:

  • Menyediakan tampilan produk yang menarik dan informatif.
  • Mengarahkan pengunjung ke tautan afiliasi untuk konversi penjualan.
  • Meningkatkan traffic organik melalui SEO.
  • Memungkinkan skalabilitas dan kustomisasi tampilan.
  • Meminimalkan biaya operasional dengan pendekatan statis dan hosting efisien.

Stakeholders dan Peran

Nama PeranDeskripsi
Product OwnerMenetapkan visi produk, validasi requirement
Web DeveloperImplementasi sistem berdasarkan desain
UI/UX DesignerMendesain tampilan antarmuka pengguna
Affiliate MarketerMengelola konten dan tautan afiliasi
End User (Pengunjung Web)Mengakses informasi produk dan klik tautan afiliasi

Kebutuhan Bisnis Tingkat Tinggi

  • Platform menampilkan produk secara grid atau list view.
  • Setiap produk memiliki deskripsi singkat, harga, gambar, dan tombol CTA ke tautan afiliasi.
  • Admin (developer/marketer) dapat menambahkan data produk dari file JSON atau headless CMS/API.
  • Website bersifat statis namun modular, sehingga mudah dikelola dan dikembangkan.
  • SEO dioptimalkan melalui meta tag dinamis dan struktur HTML yang sesuai standar.
  • Desain responsif dan user-friendly.

Kriteria Keberhasilan Proyek

KriteriaDeskripsi
PerformaHalaman memuat dalam LT 1.5 detik
SEOTerindeks dengan baik di Google Search
ModularitasKomponen UI reusable dan terpisah
Kemudahan DeploySatu klik deploy ke Vercel/Netlify
SkalabilitasDapat menambah produk tanpa perlu refactor
Validasi BisnisTautan afiliasi terbukti menghasilkan konversi

Batasan dan Asumsi

Batasan:

  • Tidak ada sistem pembayaran langsung di platform.
  • Tidak menggunakan backend server (serverless/static-only pada MVP).
  • Tidak menyimpan user data (non-interactive model).

Asumsi:

  • Data produk disediakan dalam format JSON atau API endpoint eksternal.
  • Tautan afiliasi sudah dikonfigurasi dari sisi marketer/vendor.
  • Project akan dikembangkan oleh tim kecil (1–3 orang) dengan CI/CD ringan.

Referensi Pendukung


βœ… Output: Dokumen BRS Final – disetujui sebagai acuan tahap SRS


🧩 2. Software Requirement Specification (SRS)


1. Pendahuluan

  • πŸ“Œ Tujuan Dokumen

Dokumen ini mendefinisikan kebutuhan sistem teknis untuk aplikasi Static Product Display Affiliate Site, sebagai dasar desain, implementasi, dan pengujian sistem.

  • πŸ“Œ Ruang Lingkup

Aplikasi adalah platform web statis berbasis Next.js, TypeScript, dan Tailwind CSS. Tujuannya adalah menampilkan katalog produk dengan link afiliasi, tanpa backend server, namun dengan struktur modular, SEO-optimized, dan mudah dipelihara.

  • πŸ“Œ Definisi & Akronim
IstilahDefinisi
SSGStatic Site Generation
CTACall to Action
SoCSeparation of Concerns
SEOSearch Engine Optimization
APIApplication Programming Interface
JSONJavaScript Object Notation

2. Gambaran Umum Sistem

Aplikasi akan:

  • Menampilkan produk dalam grid responsif
  • Mengarahkan pengguna ke link afiliasi eksternal
  • Menyediakan halaman detail produk (/product/[slug])
  • Memuat data produk dari file JSON atau API eksternal (di masa depan)
  • Menggunakan metadata dinamis untuk SEO
  • Berbasis komponen modular sesuai prinsip Separation of Concerns (SoC)

3. Functional Requirements

KodeRequirement
FR-01Sistem menampilkan daftar produk dari sumber data JSON
FR-02Sistem menampilkan halaman utama (landing page) dengan struktur responsif
FR-03Setiap produk memiliki tombol β€œBeli Sekarang” yang mengarah ke tautan afiliasi
FR-04Sistem mendukung routing dinamis untuk halaman detail produk (/product/[slug])
FR-05Sistem memuat metadata SEO dinamis berdasarkan konten produk
FR-06Developer dapat menambah/mengubah produk melalui file JSON tanpa mengubah kode utama

4. Non-Functional Requirements

KategoriDetail
Availability99.9% uptime (via Vercel/Netlify)
PerformanceHalaman dimuat LT 1.5 detik
ScalabilityMenambah produk tanpa refactor struktural
MaintainabilityModular, SoC, reusable components
SecurityTidak menyimpan data pengguna; afiliasi eksternal
SEOMetadata dan semantic HTML sesuai praktik terbaik SEO

5. Use-Case List & Detail

  • βœ… UC-1: View Product List
  • Aktor: Visitor

  • Deskripsi: Pengguna melihat daftar produk

  • Trigger: Akses halaman utama

  • Alur Utama:

    1. Halaman utama dimuat
    2. Data dari JSON di-render sebagai grid
  • Alternatif: File data gagal dimuat β†’ tampilkan fallback

  • Kondisi Sukses: Produk tampil dengan benar


  • βœ… UC-2: Click Affiliate Link
  • Aktor: Visitor

  • Deskripsi: Pengguna menekan tombol afiliasi

  • Trigger: Klik tombol β€œBeli Sekarang”

  • Alur Utama:

    1. Klik tombol
    2. Browser membuka tautan afiliasi di tab baru
  • Alternatif: Link rusak β†’ tampilkan alert

  • Kondisi Sukses: Redirect berhasil


  • βœ… UC-3: View Product Detail
  • Aktor: Visitor

  • Deskripsi: Pengguna melihat halaman detail produk

  • Trigger: Klik pada produk di halaman utama

  • Alur Utama:

    1. Akses /product/[slug]
    2. Sistem render konten produk + metadata SEO
  • Alternatif: Slug tidak valid β†’ tampilkan 404

  • Kondisi Sukses: Detail produk dan SEO metadata tampil


  • βœ… UC-4: Maintain Product Data (Developer)
  • Aktor: Developer

  • Deskripsi: Menambahkan atau mengubah data produk

  • Trigger: Perubahan file products.json

  • Alur Utama:

    1. Developer ubah data
    2. Sistem re-build
    3. Produk baru tampil di situs
  • Alternatif: File tidak valid β†’ build gagal

  • Kondisi Sukses: Produk tampil setelah deploy


6. Prioritas Pengembangan (MoSCoW)

KodeKebutuhanPrioritas
FR-01Produk grid dari JSONMust Have
FR-02Responsive landing pageMust Have
FR-03Tombol afiliasiMust Have
FR-04Routing dinamis detail produkShould Have
FR-05Metadata SEOShould Have
FR-06Maintain produk via JSONMust Have
Tracking AnalyticsCould Have
API/CMS IntegrationCould Have
Auth / PaymentWon’t Have (MVP)

7. Traceability Matrix (Opsional)

Belum diaktifkan pada fase MVP, akan ditambahkan saat integrasi dengan QA/UAT.


βœ… Output: Dokumen SRS Final – digunakan sebagai dasar High-Level Design (HLD)


🧩 3. System Design


πŸ”· 3.1 High-Level Design (HLD)

πŸ“Œ Tujuan: Menjabarkan struktur sistem secara modular dan terintegrasi.


  • 🧭 Diagram Arsitektur Sistem
β”Œβ”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”
β”‚    End User (Web)  β”‚
β””β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”¬β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”˜
          β”‚
          β–Ό
β”Œβ”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”
β”‚  Next.js Static Frontend    β”‚
β”‚  (Pre-rendered via SSG)     β”‚
β”‚  - Landing Page             β”‚
β”‚  - Product List Page        β”‚
β”‚  - Product Detail Page      β”‚
β””β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”¬β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”¬β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”˜
          β”‚         β”‚
          β–Ό         β–Ό
  JSON File     SEO Metadata Generator
(product.json)      (Dynamic Head)

          β–Ό
β”Œβ”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”
β”‚       Hosting Platform      β”‚
β”‚ (Vercel/Netlify/CDN Layer) β”‚
β””β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”€β”˜

  • πŸ”§ Modul/Subsystem Overview
ModulDeskripsi
UI ModuleTampilan halaman produk dan detail
Routing ModuleNavigasi antar halaman (Next.js file-based)
Data LoaderLoader dari JSON statis (SSG getStaticProps)
SEO EngineDynamic head tag berdasarkan konten
Affiliate EngineRedirect ke URL afiliasi via tombol CTA
Developer InterfaceMaintain produk via file JSON atau CMS eksternal (future)

  • πŸ” Komunikasi Antar Modul
Source ModulTarget ModulProtokolTujuan
UIData LoaderInternal (props)Mendapatkan data produk
RoutingDetail PageDynamic RoutingNavigasi product/[slug]
Detail PageSEO EngineProps to <Head>Metadata dinamis
ProductCardAffiliate EngineHTML AnchorRedirect link afiliasi

  • 🌐 External Interfaces
InterfaceDeskripsi
Link Afiliasi EksternalTautan ke Shopee/Amazon/Tokopedia
Hosting ServiceDeploy via Vercel/Netlify
(Optional) Headless CMSAPI endpoint (masa depan)

  • πŸ” Security & Auth Flow
AspekPenanganan
AuthTidak ada – publik, non-interaktif
Data IntegrityValidasi struktur JSON saat build
External LinkDibuka di tab baru (target="_blank")
XSS/InjectionTidak relevan karena data non-input, tetapi sanitasi konten tetap diperhatikan

  • πŸ”— Integrasi (Internal & Eksternal)
JenisTujuanStatus
JSON StaticSumber data produkβœ… Implementasi awal
Headless CMSManajemen konten dinamisπŸ”„ Future integration
AnalyticsPelacakan klik CTAπŸ”„ Optional (fase berikutnya)

πŸ”· 3.2 Low-Level Design (LLD)

πŸ“Œ Tujuan: Spesifikasi teknis rinci setiap komponen utama


  • πŸ“Š Data Model

  • ERD Sederhana (Stateless)

[Product]
 β”œβ”€ id: string
 β”œβ”€ name: string
 β”œβ”€ slug: string
 β”œβ”€ description: string
 β”œβ”€ image: string (URL)
 β”œβ”€ price: number
 └─ affiliateUrl: string
  • Data Dictionary
FieldTipe DataConstraintKeterangan
idstringuniqueID produk
namestringrequiredNama produk
slugstringuniqueURL-friendly identifier
descriptionstringoptionalDeskripsi produk
imagestringrequiredURL gambar produk
pricenumberrequiredHarga (angka)
affiliateUrlstringvalid URLTautan afiliasi eksternal

  • πŸ”„ Algoritma/Flowchart

Flow: Load Homepage β†’ Render Produk

  1. getStaticProps() load products.json
  2. Validasi struktur data
  3. Kirim ke komponen ProductCard[]
  4. Tampilkan grid produk

Flow: Click Produk β†’ Halaman Detail

  1. Klik Link β†’ /product/[slug]
  2. getStaticPaths() pre-generate semua slug
  3. getStaticProps() ambil data sesuai slug
  4. Render detail + metadata SEO dinamis

  • 🧩 Schema API (Future CMS Integration)
GET /api/products
Response:
[
  {
    "id": "p001",
    "name": "Product A",
    "slug": "product-a",
    "price": 199000,
    "description": "...",
    "image": "https://...",
    "affiliateUrl": "https://tokopedia.com/..."
  }
]

  • πŸ›’οΈ Database Design

Tidak digunakan pada fase MVP (stateless). Jika menggunakan CMS/API di masa depan, relasi dapat di-normalisasi berdasarkan entity Product.


  • βš™οΈ Config & Parameter List
ParameterDeskripsiDefault
DATA_SOURCELokasi file JSONpublic/data/products.json
BUILD_MODEMode buildSSG
IMAGE_BASE_URLPath CDN image/images/
SEO_TEMPLATETemplate metadata`Product NameSite Title`

πŸ”· 3.3 MoSCoW Prioritization (berdasarkan FR & UC)

FR CodeUC TerkaitDeskripsiMoSCoW
FR-01UC-1Menampilkan daftar produk dari file JSON statisMust Have
FR-02UC-1Landing page dengan tampilan responsif dan grid layoutMust Have
FR-03UC-2Tombol CTA untuk setiap produk yang mengarah ke link afiliasi eksternalMust Have
FR-04UC-3Routing dinamis ke detail produk berdasarkan slugShould Have
FR-05UC-3Metadata SEO dinamis per halaman produkShould Have
FR-06UC-4Developer dapat maintain produk melalui JSONMust Have

πŸ”· 3.4 Sprint Implementation Plan


  • πŸš€ Sprint 1 – MVP: Produk Grid
TaskFR/UCKomponenEstimasi
Setup proyek Next.js, TS, Tailwindβ€”Setup0.5 hari
Strukturisasi folder modular (SoC)FR-06Struktur awal0.5 hari
Buat products.jsonFR-06Data Layer0.5 hari
Komponen ProductCard.tsxFR-01UI Component0.5 hari
Halaman utama (/) grid produkFR-01, FR-02Page1 hari
Integrasi getStaticPropsFR-01, FR-06Data Load0.5 hari
Tombol afiliasi CTAFR-03UX Logic0.5 hari
Validasi struktur JSON & fallbackFR-01Error Handling0.5 hari
QA: Responsiveness checkFR-02QA0.5 hari
Dokumentasi maintain produkFR-06Docs0.5 hari

  • πŸš€ Sprint 2 – Produk Detail & SEO
TaskFR/UCKomponenEstimasi
Halaman dinamis [slug].tsxFR-04, UC-3Routing0.5 hari
getStaticPaths + getStaticPropsFR-04, FR-05Data Layer0.5 hari
Layout detail produk + CTAFR-04UI1 hari
SEO dinamis via <Head>FR-05SEO Engine0.5 hari
Fallback 404UC-3 (alt)Routing0.5 hari
Tombol kembali ke homepageβ€”UX0.25 hari
QA SEO tag & detail pageβ€”QA0.5 hari

βœ… Output: Dokumen System Design lengkap sebagai acuan implementasi dan pengujian tahap selanjutnya.


🧩 4. Implementation (Coding)

πŸ“Œ Tujuan: Penerjemahan desain ke dalam kode sumber

πŸ”Ή Struktur Aktivitas:

  • Setup repositori (Git)
  • Coding by module/sprint
  • Kode mengacu pada LLD
  • Versioning dan dokumentasi
  • Code review & integration checklist

βœ… Output:

  • Source code versi alpha β†’ siap diuji

🧩 5. Testing

πŸ“Œ Tujuan: Validasi bahwa sistem bekerja sesuai SRS dan use-case

πŸ”Ή Jenis Pengujian:

  • Unit Test: Pengujian fungsi spesifik
  • Integration Test: Antarmuka antar modul
  • System Test: End-to-end dari perspektif use-case
  • User Acceptance Test (UAT): Verifikasi oleh user

πŸ”Ή Dokumen Terkait:

  • Test Plan
  • Test Case
  • Bug Log & Traceability

βœ… Output:

  • Release Candidate β†’ siap deploy

🧩 6. Deployment

πŸ“Œ Tujuan: Meluncurkan aplikasi ke lingkungan produksi

πŸ”Ή Checklist:

  • Build & CI/CD pipeline
  • Environment setup (Dev, Staging, Prod)
  • Backup & Rollback Plan
  • Dokumen Release Notes
  • Deployment Log

βœ… Output:

  • Aplikasi berjalan di production environment

🧩 7. Maintenance & Support

πŸ“Œ Tujuan: Menjamin kelangsungan layanan, perbaikan bug, dan peningkatan

πŸ”Ή Aktivitas:

  • Monitoring performance
  • Patch & bug fix
  • User feedback loop
  • Model retraining (jika AI)
  • Feature improvement roadmap

βœ… Output:

  • SLA & KPI pemeliharaan terukur

  • πŸ”š Kesimpulan

Template di atas memberikan kerangka lengkap dan runtut dari:

  • 🏒 Kebutuhan bisnis β†’
  • βš™οΈ Spesifikasi teknis β†’
  • πŸ”§ Desain sistem β†’
  • πŸ’» Implementasi dan pengujian β†’
  • πŸ“¦ Deploy dan rawat

πŸ“Œ Cocok digunakan untuk proyek dengan pendekatan structured (Waterfall) maupun iterative (Agile Hybrid)


🧩 Lampiran

Berikut adalah tabulasi matriks SDLC yang merangkum 7 poin utama dalam proses pengembangan sistem, lengkap dengan deskripsi, pelaku, objek kegiatan, deliverable, dan kolom tambahan relevan:

NoTahapan SDLCDeskripsi KegiatanPelaku (Role)Objek/TargetDeliverable DokumenTools/Metode Umum
1BRS (Business Requirement Specification)Identifikasi kebutuhan bisnis, latar belakang, visi, dan tujuan strategis.Business Analyst, Product OwnerStakeholders bisnis, user level atasDokumen BRSInterview, Workshop, Business Canvas
2SRS (Software Requirement Specification)Menjabarkan kebutuhan sistem secara teknis, termasuk use-case dan requirement detail.System Analyst, Product Owner, QA LeadTim teknis dan QADokumen SRS, Use-case DetailUML, MoSCoW, Use-case Diagram
3System Design (HLD & LLD)Mendesain arsitektur sistem secara modular (HLD) dan detail teknis tiap komponen (LLD).System Architect, Backend LeadModul sistem, interface, data modelDokumen HLD & LLDDraw.io, Lucidchart, ERD tools, Swagger
4ImplementationMenerjemahkan desain ke dalam kode program, sesuai modul & LLD.Developer (Front/Back/Fullstack)Source code modulSource Code, Repo VersioningGit, VSCode, Linter, ESLint, CI/CD Pipeline
5TestingVerifikasi sistem bekerja sesuai requirement, melalui berbagai jenis testing.QA Engineer, Tester, User (UAT)Fitur aplikasi dan logicTest Plan, Test Case, Bug ReportPostman, Jest, Cypress, TestRail
6DeploymentProses build, rilis, dan konfigurasi sistem ke lingkungan produksi.DevOps Engineer, Release ManagerEnvironments (Dev, Staging, Prod)Deployment Log, Release NotesDocker, GitHub Actions, Vercel, PM2
7Maintenance & SupportMonitoring, perbaikan bug, update fitur, dan peningkatan sistem.Support Engineer, Developer, QAProduksi dan user aktifSLA Report, Patch Log, RoadmapGrafana, Sentry, Feedback Tracker

πŸ“Œ Keterangan Tambahan:

  • Pelaku β†’ Pihak yang aktif melaksanakan kegiatan di tahap tersebut.
  • Objek/Target β†’ Siapa atau apa yang menjadi sasaran aktivitas pada tahap tersebut.
  • Deliverable β†’ Hasil nyata yang harus dihasilkan sebagai bukti tahapan selesai.
  • Tools/Metode Umum β†’ Alat bantu yang umum digunakan untuk mendukung aktivitas di tahap tersebut.